
Hits : 52129 |
 |
GENCAR MEMBERIKAN TUTUR DAN SEMBUR...JUGA WUWUR. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dan UST telah menandatangani MOU No 18 Tahun 2004 tentang peningkatan kinerja pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo. Untuk merealisasikan MOU tersebut UST (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa) menggandeng Yayasan Damandiri, dan sebagai tindak lanjut telah ditunjuk dan ditetapkan bahwa Kecamatan Pengasih sebagai salah satu kecamatan yang dijadikan pilot project system dan model pemberdayaan masyarakat melalui posdaya
|
Menko Kesra Agung Laksono: TINGKATKAN EKONOMI RAKYAT TANGKAL PRODUK LUAR Menko Kesra Agung Laksono mengaku cukup salut dengan keberhasilan Bupati Wonogiri meningkatkan potensi ekonomi kerakyatan di wilayah binaannya. Terhitung hingga kini telah ada sekitar 7.000 koperasi yang menjadi tonggak pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Hal tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah melestarikan budaya gotong royong dan menangkal banjirnya produk-produk dari luar.
|
Ketua Yayasan Damandiri: Prof Dr Haryono Suyono:Wonogiri Jadi Pelopor Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Awal tahun 2010, tepatnya 2 Februari 2010, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, meresmikan Seminar tentang Budaya dan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Seminar yang diprakarsai Pemerintah Daerah dan Yayasan Kartagama itu menghadirkan nara sumber pembawa makalah Prof. Dr. Haryono Suyono, Prof Dr Ir Rahadi Ramelan, MSc-mantan Menteri Perdagangan. dan Oetoyo Oesman SH-mantan Menteri Kehakiman dan juga Kepala BP7, yang sesuai bidangnya membawakan penjelasan tentang falfasah Pancasila yang jelas-jelas mengamanatkan bahwa koperasi sebagai soko guru dan taruhan untuk pembangunan ekonomi nasional Indonesia.
“Wonogiri bisa menjadi titik awal dan sentral membangun ekonomi kerakyatan. Bukan ekonomi kerakyatan yang membangun konglomerat, bukan membangun supermen, bukan membangun ekonomi kerakyatan super women, tetapi membangun rakyat secara keseluruhan. “Yayasan Damandiri telah memberikan konsep bagaimana koperasi yang didukung oleh Pos-Pos Pemberdayaan Rakyat ditingkat pedesaan,” ujar Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono dalam Seminar . “Budaya Nusantara dan Ekonomi Kerakyatan, Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Yang Berkeadilan” di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Sabtu (30/1).
Kalau mau dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain di Jawa Tengah, kata Prof Haryono Suyono, Wonogoiri bisa menjadi pelopor dari rancangan program gubernur Jawa Tengah Pak Bibit Waluyo, yaitu Bali nDeso Mbangun Deso. “Mengenai adanya Gerakan Bali nDeso mBangun Deso, saya telah bebicara dengan Gubernur Jateng dan juga kalangan Perguruan Tinggi yang ada untuk membangun ekonomi kerakyatan melalui perguruan tinggi, padahal ekonomi kerakyatan yang jadi, baru Wonogiri,” tambahnya.
|
Bupati Wonogiri Bangun Ekonomi Kerakyatan lHidupkan Koperasi Sampai Tingkat RT Bermodal kucuran dana APBD sebesar Rp 10 Milyar, Kabupaten Wonogiri telah berhasil membangun ekonomi kerakyatan dari tingkat RT yang akan ditingkatkan menuju Desa Idaman. Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi yakin, ekonomi kerakyatan yang dikembangkannya akan mampu menciptakan daya saing menghadapi pasar global.
|
CAMAT PENGASIH SRI HARMINTARTI: KECAMATAN PENGASIH BENTUK 100 POSDAYA Sejak ditunjuk Bupati Kulonprogo Toyo S Dipo sebagai pilot proyek pengembangan kegiatan Posdaya dalam waktu relative tidak terlalu lama sudah ada 98 kelompok Posdaya dan tidak lama lagi genap 100 Posdaya. “Yang jelas kelompok-kelompok Posdaya itu tidak hanya sekedar papan nama namun segala kegiatan dan aktifitas masing-masing Posdaya ada dan bisa di cek ke lapangan,” papar Sri Harmintarti sembari menambahkan perkembangan pesat ini tidak lepas dari kiprahmitra kerjanya. Sri Harmintarti mencontohkan kiprah dr.Susilo Pradiarto dan drg.Retno Jatiningrum yang bersemangat mengembangkan Posdaya di kegiatan posyandu binaannya. sehingga posdaya Kecamatan Pengasih yang semula 60 bertambah menjadi 96. Kemudian pada saat pertemuan forum posdaya bulan Februari 2010 Sekretaris Forum Posdaya Bapak Sarji melaporkan bahwa posdaya di Kecamatan Pengasih sudah bertambah 2 lagi sehingga menjadi 98. Artinya target 100 tinggal kurang 2.
|
 |
ORANG BUTA MEMBACA KOMPUTER Oleh Haryono Suyono
Minggu lalu, Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) yang dipimpin oleh Dr. Didi Tarsidi, MPd., dan Sekretaris yang dipegang oleh Bayu Iwan Yulianto, kedua-duanya penyandang cacat mata, menyelenggarakan kursus Pelatihan Komputer secara nasional di Jakarta. Organisasi para penyandang tunanetra yang didirikan pada awal tahun 1966 di kota Solo tersebut kantor pusatnya dipindahkan ke Jakarta pada tahun 1971. |
MEMBANGUN EKONOMI KEBERSAMAAN Oleh Haryono Suyono
Jumlah penduduk yang besar sekali, yang dalam tahun-tahun mendatang bisa memperoleh keuntungan demografis karena beban tanggungan atas anak-anak dan orang tua menjadi sangat minimal, nampaknya akan menjadi sia-sia. Upaya pemberdayaan belum seluruhnya diarahkan pada penanganan pembangunan yang bertumpu pada penduduknya. Banyak kegiatan dituntut hasil produknya yang melimpah, kualitas yang tinggi, dan segera bisa dijual ke berbagai penjuru dunia dengan keuntungan yang besar. |
MEMBANGUN KEJAYAAN TAMAN SISWA Oleh Haryono Suyono
Pada tanggal 17 Februari lalu Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Taman Siswa seluruh Indonesia mengadakan Rapat Kerja di Jakarta. Raker yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, mendengarkan pengarahan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Fasli Jalal, PhD. yang memberi semangat agar Perguruan Taman Siswa itu meraih kemajuan, sehingga peninggalan Ki Hadjar Dewantoro tersebut kian meningkat mutunya dan dicintai rakyat banyak. Di samping itu didengarkan pula sambutan singkat Ketua Yayasan Damandiri Prof. Dr. Haryono Suyono yang mengajak Perguruan Taman Siswa mereformasi menjadi perguruan tinggi idola nasional. |
MEMBANGUN KEPEDULIAN SOSIAL BERSAMA PENGUSAHA Oleh Haryono Suyono
Pada jaman order baru, Presiden RI, Almarhum HM Soeharto, oleh beberapa kalangan dituduh seakan memaksa para pengusaha untuk bersama pemerintah dan masyarakat peduli terhadap pembangunan sosial bangsa ini secara gotong royong. Anggapan bahwa upaya itu dilakukan secara terpaksa, atau dipaksa, atau diperintahkan, sering menyakitkan hati para pengusaha yang sebenarnya dengan tulus ingin membantu tetapi terbentur persyaratan administratip perusahaannya. Mereka memerlukan petunjuk jelas sebagai dasar hukum agar uang yang dikeluarkan perusahaan dapat dipertanggung jawabkan. Tanpa petunjuk atau aturan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan, bantuan yang diberikan kepada usaha sosial bisa dipertanyakan atau dianggap sebagai penyelewengan korupsi. |
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI POSDAYA UNTUK MENGATASI KRISIS SOSIAL Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat. Dari definisi tersebut ada tiga hal utama yang dapat dicapai dari proses pemberdayaan masyarakat, yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah perilaku masyarakat, dan mengorganisasikan diri masyarakat.
|
|
 |